CLOCKS

BERSATULAH BANGSAKU, HINDARI PERPECAHAN !

MARI KITA TINGKATKAN PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

SELAMAT DATANG DI BLOG INI di blog ini

KEIMANAN SEORANG SERING TURUN DAN NAIK, BAGAIMANA CARANYA MENINGKATKAN KEIMANAN ITU?

Senin, 13 Juni 2011

VIRUS BERBAHAYA

VIRUS BERBAHAYA
Posted on June

8, 2011 by iman
Sekarang musim pancaroba atau pergantian musim, di Negara kita hanya ada 2 musim yaitu kemarau dan hujan, katanya nanti bulan juli baru akan dimulai musim kemarau, menurut prakiraan BMKG musim kemarau tahun 2011 ini tidak akan begitu kering, yang perlu diwaspadai menjelang pergantian musim ini adalah timbulnya beberapa penyakit seperti flu/influenza, sakit radang tenggorokan, batuk dan lain-lainnya, namun saya tidak akan membahas penyakit yang disebabkan virus-virus yang bergentayangan di udara sebagaimana dicontohkan tadi, karena saya ingin berbagi cerita tentang virus-virus yang tidak kalah menariknya yaitu yang beredar dalam diri manusia.
Virus yang terdapat dalam diri manusia ini dari yang agak jinak sampai dengan yang paling berbahaya, dan sekarang jaringannya cepat meluas selain telah menghinggapi pribadi/personal, juga telah sampai mengenai kelompok masyarakat di pelbagai lapisan masyarakat , virus yang paling ringan mungkin “virus cinta” seperti diungkapkan dalam salah satu judul lagu band dewa tetapi bila penyerangan virus ini yang berlebihan juga berbahaya, misalnya seperti yang dialami Melinda Dee karyawati CityBank yang kena virus cinta dengan seorang artis muda yang gemar mengkoleksi mobil mewah sekelas ferari sampai mercy terbaru.
Menurut gossip artis muda itu adalah suami gelapnya karena Melinda Dee masih berstatus punya suami; meskipun sudah setahun dia meninggalkan suaminya tersebut, nah ini salah satu contoh virus-virus cinta yang gencar menyerang sampai Melinda Dee berubah pribadinya dari pegawai bank yang baik, menjadi pembobol uang nasabah city bank milyaran rupiah.
Demikian ganas virus cinta tersebut, padahal tadinya sekedar virus yang ringan, namun karena dibiarkan terlalu lama menyerang, maka berubah menjadi ganas.
Pengacara Melinda Dee mengatakan artis muda yang sering disebut di media massa adalah bukan suami gelapnya melainkan anak angkatnya……………wah mana yang benar ya wartawan/pers, penggosip atau pengacara itu tadi ? tapi kalau pengacara tersebut berbohong, maka itu namanya dia juga telah kena virus yang disebut virus “pembohongan publik”, jadi virus ini memang telah menghinggapi berbagai kalangan, baik itu para pejabat di tingkat menteri, dirjen, termasuk para penegak hukum, pengacara, pengusaha besar, dan para politisi yang terhormat anggota DPR.
Baru-baru ini salah seorang kader partai besar terkena kasus melihat situs porno dari ipod miliknya yang secara kebetulan diliput wartawan dari tempat duduknya , padahal beliau yang terhormat itu sedang mengikuti sidang paripurna, dia bilang tidak sengaja nerima email dan atau katanya lagi hanya seliwat, eh wartawan iseng-iseng mengukur waktunya sekitar 4 menit, jadi bohong kalau waktu segitu mah lama atuh, bukan seliwat, haha. Akhirnya demi menyelamatkan nama besar partainya anggota dewan itu mengundurkan diri.
Ada lagi kasus lama tetapi secara ramai diberitakan di media massa terungkap adanya laporan dari para keluarga korban yang mulai berani melaporkan/ mengadukan nasibnya ke polisi, kontras serta ke publik terutama media cetak dan televisi bahwa anaknya, ada juga yang hilang keponakannya dan lain sebagainya.Mereka belum ditemukan ada yang telah bertahun-tahun tidak tentu rimbanya, katanya kemungkinan telah dicuci otaknya serta direkrut menjadi anggota NII (Negara Islam Indonesia), nah virus apalagi ini namanya? Ya, virus ini cukup ringan saja tetapi apabila dibiarkan terus berkembang / dibiarkan berlarut-larut bisa berubah total menjadi ganas.
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945 yang berdasarkan falsafah Pancasila sebagai landasan idiil dan UUD 1945 sebagai landasan konstitusionalnya adalah final, semua komponen bangsa telah berjuang bangkit ingin mempersatukan wilayah nusantara ini yang dimulai tanggal 20 Mei 1908 yang kini setiap tahun diperingati sebagai hari Kebangkitan Nasional, kemudian dilanjutkan dengan peristiwa penting lainnya yaitu tanggal 28 Oktober 1928 yang kita peringati setiap tahun sebagai hari Sumpah Pemuda.
Kita bangga kemerdekaan negeri ini bukan hadiah dari Belanda atau Jepang melankan diraih dengan perjuangan panjang dengan cara diplomasi dan bertempur meskipun dengan senjata seadanya, mereka rela mengorbankanan jiwa dan raganya, oleh karena itu marilah kita hargai para serta para pejuang kemerdekaan dari sabang sampai merauke, dengan mengisi kemerdekaan ini dengan pembangunan bukan dengan tawuran, bom, radikalisme , penganiyaan, penculikan, pembunuhan, dan bakar membakar sembarangan!
Bung Karno pernah mengatakan: “…..bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat menghargai jasa-jasa para pahlawan bangsanya “.
Jadi barang siapa pejabat pemerintah pusat maupun daerah , politisi, usahawan, karyawan swasta, rakyat biasa petani, nelayan, buruh, pegawai BUMN,BUMD dan pegawai negeri termasuk kejaksaan, kehakiman dan lain sebagainya, bila takut menghadapi kegiatan pemberontak yang akan menghancurkan NKRI lebih baik jadi warga Negara lain tinggal pilih ada ratusan Negara di dunia. Menurut saya BIN dan Kepolisian harus tegas segera bertindak didukung (ABRI) Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.
Nah virus cuci otak atau virus pemberontakan dan entah apalagi yang pantas diberikan kepada virus ini, malah dengan adanya kasus ini, maka nambah lagi virus pembohongan publik serta cukup heboh juga, pejabat tingkat pusat mengatakan : lha wong baru niat doang ingin dirikan Negara dalam Negara yaitu NII, mereka belum bisa dihukum,………..oh gitu pak ?
Saya jadi bingung nih? Menurut saya Bapak pejabat tadi agak/sedikit ngawur seperti layaknya para pemain OVJ (Opera Van Java) yang bikin bingung “dalangnya”…….. sendiri. Kebingungan, karena apa? Betul niat saja sih apalagi di dalam hati ya gak bisa dijadikan bukti, siapa juga saksi-saksi yang pandai mengetahui adanya niat di hati seseorang?….susah dong cari saksi yang mampu mendeteksi niat-niat buruk dalam hati manusia!
Tetapi kalau sudah ada organisasinya yang tergambar dalam struktur organisasi dan kegiatan pengurusnya malah ada bendera NII , maka itu saya kira langkah awal untuk melakukan penyelidikan, pemeriksaan dan proses lanjut tindakan hukum lainnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
Kalau ada pejabat dan atau politisi yang ngomongnya seperti acuh tak acuh begitu , ini namanya pembohongan publik lagi nih! Mereka saya nilai bukan saja tidak reformis tetapi mereka juga tidak Nasionalis.
Kalau virus korupsi bagaimana berbahaya tidak ya? Oh tentu sama berbahaya karena dapat memiskinkan secara perlahan Negara ini, asset-aset berharga seperti bumi, air, alam dengan segala kandungan yang terdapat di dalamnya negeri ini telah banyak dikuasai bangsa asing , hutang malah semakin banyak alias tiap tahun bertambah, padahal katanya dulu reformasi juga bertujuan ingin meminimalisir hutang? Bohong nih yee??
Soal korupsi saat ini sudah tingkat nadir/bahaya sekali sebab dilakukan beramai-ramai, sebut saja misalnya berapa propinsi, kabupaten dan pemerintah kota yang terlibat korupsi? Dan siapa para pelakunya , oh ya betul bisa kerja sama eksekutif dengan legislatif, kepala daerahnya, sekda, kepala dinas, serta pejabat lainnya dengan mereka yang sering kita sebut yang terhormat anggota Dewan (DPRD).
Coba saja sekarang kita ambil contoh kasus yang hangat saja kasus korupsi pembangunan wisma atlet di Palembang adalah melibatkan banyak pihak, selain melibatkan pejabat eksekutif di Kementrian Pemuda dan Olah Raga, juga patut diduga melibatkan anggota DPR yang juga menjabat Bendaharawan Partai Demokrat serta ada juga dugaan anggota DPR lainnya yang duduk di Panitia Anggaran DPR.
Sebetulnya bendaharawan Partai Demokrat yang namanya Nazarudin sampai tulisan ini dirilis tanggal 28 Mei 2011, yang bersangkutan itu belum ditetapkan status hukumnya oleh pejabat yang berwenang, dia baru “akan” didengar kesaksiannya oleh KPK dalam melengkapi kasus korupsi yang melibatkan beberapa pejabat penting di Kementrian Pemuda dan Olah Raga.
Namun hebatnya baru akan diperiksa minggu depan oleh KPK, eh dia malah kabur duluan ke Singapura. Lho koq ke Singapura? Negara ini dianggap paling aman untuk koruptor bersembunyi, serta menginvestasikan duit haram hasil korupsinya atau alasan yang paling jitu yaitu karena sakit dan segera perlu berobat di sana. Banyak koruptor dan yang terlibat suap menyuap sembunyi di situ, sebut saja misalnya yang pernah berada di Singapura, Anggoro, Ibu Nunun Adang Dorojatun, Gayus Tambunan, Syahril Johan dan banyak lagi ditambah sekarang Nazaruddin .
Negara ini pula belum ada perjanjian ekstradisi dengan RI yang menyebabkan tambah semangat koruptor lari ke sana.
Nazarudin adalah bendarawan Partai Demokrat yang beberapa waktu yang lalu telah diberhentikan oleh Dewan Kehormatan partainya, tetapi belum diberhentikan dari anggota DPR, jadi selayaknya ada izin tertulis Ketua Fraksinya dan Pimpinan DPR apabila ingin bepergian ke luar negeri sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
Lembaga penegak hukum di Indonesia ini banyak yang aneh kelakuannya mereka tahu “hukum” serta yang pasti wajib menguasai berbagai peraturan perundangan yang berlaku tetapi mereka tidak mau mentaati hukum.
KPK lambat tidak jemput bola sifatnya menunggu saja …….. lagi-lagi aneh bin ajaib, mestinya KPK sebagai salah satu lembaga penegak hukum dalam memberantas korupsi bertindak cepat, memeriksa dan membuat permohonan cekal kepada Menkumham bagi Nazarudin.
Surat KPK baru diterima oleh Menteri Hukum &HAM tanggal 24 Mei 2011 jam 18.00 tetapi Nazarudin keburu terbang ke Singapura dengan alasan berobat tanggal 23 Mei 2011, bye bye

Tidak ada komentar:

Posting Komentar